Home / BERITA / Sikapi Perkembangan, NU Urban Dorong Kerjasama Antar Pesantren

Sikapi Perkembangan, NU Urban Dorong Kerjasama Antar Pesantren

Gerakan ayo mondokSurabaya, Nahdlatul Ulama Cabang Surabaya mendukung gagasan tentang adanya kerjasama antar pesantren guna meningkatkan kualitas pendidikan ditengah-tengah perkembangan zaman. Hal tersebut diungkapkan Dr Achmad Muhibbin Zuhri ditengah-tengah menghadiri Silaturahmi Nasional Pondok Pesantren di Pasuruan, Minggu (15/5).

“Saya setuju dengan ungkapan neng Alisa Wahid bahwa sekarang era kerjasama, Ya, untuk survive dan menguatkan peran, berkolaborasi menjadi pilihan yang lebih strategis dibanding memaksakan diri berjibaku dalam paradigma kompetisi, “ujarnya.

Ia menambahkan pesantren mesti berkolaborasi untuk menaikkan comparative advantage, agar memenuhi ekspektasi zamannya dalam bidang pendidikan dan membangun peradaban.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Komputer di ITS Surabaya Agus Zainal Arifin mendukung pesantren memanfaatkan teknologi agar capaian para santri dapat terpantau. Teknologi juga sebagai sarana mendekatkan para santri dengan orang tuanya.

Pada kesempatan ini Agus menguraikan sejumlah manfaat dari teknologi. “Kiai akan dapat memantau perkembangan materi yang diajarkan di pesantren, sekaligus capaian yang diraih,” katanya.

Agus berharap pimpinan pesantren segera berbenah dengan menggunakan teknologi. Ia tidak sependapat dengan berbagai alasan terkait minimnya jaringan internet. “Apa yang tidak bisa direngkuh semuanya,

Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Ayo Mondok resmi dibuka oleh Gubernur Jatim H Soekarwo. Acara yang akan digelar hingga Ahad (15/5) ini dihadiri oleh seluruh pengurus RMINU se-Indonesia. Beberapa poin dibahas dalam acara ini, seperti peran alumni pesantren, sistem informasi pesantren, peran ekonomi pesantren, program pesantrenku bersih dan road map gerakan Ayo Mondok. (win)

About admin

Check Also

sPPMPI

Unusa Resmikan PPMPI, Kajian Pertama Soal ke-Ekstrim-an Beragama

Surabaya, Maraknya isu-isu liar ditengah masyarakat membuat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ambil sikap. Dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *